Home Gadget Xiaomi Smart Mask, Masker Cerdas Pengontrol Pernafasan
Xiaomi Smart Mask

Xiaomi Smart Mask, Masker Cerdas Pengontrol Pernafasan

by infogadgets Indonesia

infogadgets, Jakarta – Xiaomi tidak hanya memproduksi smartphone saja. Baru-baru Xiaomi telah mengajukan paten ke United States Patent and Trademark Office (USPTO) untuk sebuah masker pintar yang diberi nama ‘Xiaomi Smart Mask‘.

Sesuai paten, Xiaomi Smart Mask adalah masker pintar yang memiliki empat modul berbeda yang akan membentuk unit komputasi tertanam. Ini akan terdiri dari prosesor yang akan menghitung semua data dari sensor onboard. Data ini kemudian akan disimpan dalam modul memori.

Baca juga : Cegah Virus Corona Cina Gunakan Drone Untuk Pengiriman Medis

Selain itu, ada modul konektivitas yang akan menyampaikan semua data yang disimpan. Tentu saja, semua ini akan membutuhkan daya dari baterai yang tersimpan di dalam. Terakhir, masker pintar jelas akan memiliki filter standar.

Sedangkan fiturnya, masker pintar ini akan dapat merekam total waktu pemakaian bersama dengan kuantitas penyerapan polusi. Aplikasi smartphone akan menggunakan sensor yang akan menghitung kuantitas penyerapan.

Seperti yang diharapkan, akan ada aplikasi pendamping yang akan mengirim data yang direkam dan dihitung. Selain itu, masker juga akan memberi tahu Indeks Kualitas Udara (AQI) yang terhubung ke server pusat.

Pada masker cerdas ini juga ada beberapa sensor kesehatan yang akan mengukur statistik seperti volume pernapasan, jumlah total napas, dan lainnya.

Baca juga : Menkominfo Imbau Warganet Tidak Sebarkan Hoaks terkait Virus Corona

Masker cerdas Ini juga akan mengukur apakah Anda bergerak atau tidak dengan bantuan akselerometer dan giroskop. Anehnya, itu juga akan dapat mengukur apakah kapasitas paru-paru Anda meningkat atau menurun.

Meski sudah mengajukan paten, itu tidak berarti perangkat ini akan diluncurkan. Akan tetapi buat sebagian orang tentunya akan tertarik kalau sampai masker pintar ini benar-benar diluncurkan. Mengingat polusi udara dan penyebaran virus yang sedang meningkat.

 

 

Sumber : gizchina

 

 

 

 

Berita Lainnya

Leave a Comment