Home News Xiaomi, OPPO, & Vivo Membentuk Aliansi untuk Saingi Google Play Store
Google Play Store

Xiaomi, OPPO, & Vivo Membentuk Aliansi untuk Saingi Google Play Store

by infogadgets Indonesia

infogadgets, JakartaGoogle Play Store adalah toko aplikasi paling populer untuk Android saat ini. Tapi raksasa ponsel pintar Cina seperti Xiaomi , OPPO, & Vivo sepertinya ingin mengubah ini. Mereka telah membentuk aliansi yang memungkinkan pengembang untuk mengunggah aplikasi mereka di semua toko aplikasi mereka secara bersamaan. Ini adalah langkah besar yang bertujuan mematahkan dominasi Google di domain Android app store.

Bersama-sama, OPPO, Vivo , Xiaomi, dan Huawei membuat total 40% pengiriman smartphone pada Q4 2019. Jadi, jika mereka dapat membuat platform terpadu yang memberikan akses ke semua toko aplikasi mereka, mereka mungkin dapat memikat banyak pengembang baru.

Baca juga : 3 Kekhawatiran Netizen+62 Terkait Wabah Virus Corona

Menurut Statista , Google Play Store memiliki hampir 3 juta aplikasi di dalamnya sampai dengan Desember 2019. Jadi Google Play Store sudah cukup ramai, sehingga sangat sulit bagi aplikasi baru untuk menonjol.

Mereka menyebutnya Global Developer Service Alliance (GDSA). Tujuan resmi aliansi ini menurut situs resmi mereka adalah sebagai berikut.

Global Developer Service Alliance (GDSA) berkomitmen untuk menyediakan layanan satu atap termasuk distribusi konten, dukungan pengembangan, operasi pemasaran, promosi merek, dan lalu lintas monetisasi kepada pengembang global. Layanan ini membantu pengembang meningkatkan kesadaran merek mereka, dan mendapatkan sejumlah besar pengguna berkualitas tinggi dan lalu lintas monetisasi.

Layanan kami telah mencakup sembilan negara dan wilayah seperti India, Indonesia, Rusia, dan Malaysia. GDSA berharap dapat bekerja sama dengan pengembang lainnya untuk bergerak maju bersama dan mencapai saling menguntungkan. 

Baca juga : 3 Smartband yang Dapat Mengetahui Indikasi Corona Virus!

Aliansi ini akan bertindak sebagai sistem pendukung untuk pengembang global di berbagai tahap pengembangan aplikasi dan untuk menghasilkan uang. Menariknya, situs web resmi hanya mencantumkan Xiaomi, OPPO , dan Vivo sebagai anggota aliansi resmi GDSA.

Dominasi Google di pasar ini memungkinkannya untuk mengumpulkan sebanyak 30% komisi atas penjualan yang dilakukan di app store-nya. Jadi aliansi ini dapat memikat pengembang dengan menawarkan insentif yang lebih baik dan membebankan komisi lebih sedikit. Selain itu, aplikasi mereka akan tersedia di semua toko aplikasi anggota yang berpartisipasi.

 

Berita Lainnya

Leave a Comment