Home Gadget Samsung Ciptakan Ballie, Robot Kecil Asisten Kesehatan
Ballie

Samsung Ciptakan Ballie, Robot Kecil Asisten Kesehatan

by infogadgets Indonesia

infogadgets, Jakarta – Samsung menciptakan robot kecil bernama ‘Ballie‘, robot kecil yang bergulir dan mampu memahami, mendukung, dan bereaksi pada kebutuhan pengguna dengan aktif membantu di dalam rumah.

Ballie merupakan Inti dari visi inovasi Samsung yang berpusat pada personal care, yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan konsumen dengan memenuhi kebutuhan individual. Itu sebabnya dalam sambutannya, H.S Kim mengungkapkan visi Samsung akan robot sebagai ‘teman hidup’ dan memperkenalkan Ballie.

Baca juga : Samsung Luncurkan QLED 8K TV pada CES 2020

Sebastian Seung, Executive Vice President dan Chief Research Scientist Samsung Electronics menjelaskan bahwa kemampuan On-Device AI milik Ballie memungkinkannya untuk menjadi asisten kesehatan dan juga mobile interface yang mencarikan solusi bagi kebutuhan individu yang berubah secara dinamis. Ballie melakukan seluruh hal tersebut sambil tetap menjaga ketat standar privasi dan perlindungan data.

“Kami percaya bahwa AI adalah masa depan bagi personal care,” sebut Dr. Seung.

Dr Seung juga menuturkan, bahwa on-device AI menjadi pusat pengalaman personal yang nyata. On-device AI memberikan kontrol akan informasi data pribadi dan melindungi privasi, serta tetap memberikan kekuatan layanan yang terpersonalisasi.

Samsung juga menampilkan solusi kesehatan canggih dan disesuaikan per individu. Sebagai contoh, perusahaan telah berkolaborasi dengan Kaiser Permanente untuk membangun solusi rehabilitasi jantung virtual yang dapat digunakan di rumah, yang dipasangkan dengan Samsung Smartwatch melalui smartphone dengan menggunakan Bluetooth.

Aplikasi Samsung HeartWise mengirimkan peringatan pada pasien untuk berolahraga, mengumpulkan data aktivitas, dan terus menampilkan detak jantung pasien selama latihan berlangsung. Data ini secara otomatis dikirimkan melalui smartphone pada grafik pasien, sehingga petugas klinis, manager kasus dan terapis fisik dapat melacak perkembangan pasien dan bekerjasama dengan tepat.

Baca juga : Review Samsung Galaxy A10s : Masih Nanggung Buat Kelas Dibawah 2 Jutaan

Program tersebut memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam rehabilitasi jantung di rumah, tanpa menghabiskan waktu diluar kehidupan sehari-hari untuk pergi ke rumah sakit atau klinik medis.

Hasil positif dari program rehabilitasi jantung berbasis di rumah dipublikasikan di New England Journal of Medicine (NEJM) Catalyst tahun lalu. Kedepannya, Samsung akan terus mengembangkan solusi kesehatan yang mengutamakan manusia yang melayani kebutuhan unik setiap penggunanya.

 

Berita Lainnya

Leave a Comment