Home News Mobileye Mengumumkan Kehadiran EyeQ Ultra, SoC untuk Kendaraan Otonom
EyeQ Ultra

Mobileye Mengumumkan Kehadiran EyeQ Ultra, SoC untuk Kendaraan Otonom

by infogadgets Indonesia

infogadgets, JakartaMobileye mengumumkan hadirnya system-on-chip (SoC) terbaru yang dirancang khusus untuk autonomous vehicle (AV). Dibangun berbasis  teknologi Mobileye yang terdepan di industri yakni EyeQ, EyeQ Ultra melakukan pekerjaan sepuluh EyeQ5 SoCs dalam satu paket dan dirancang untuk menghasilkan performa daya yang optimal dari kendaraan yang sepenuhnya mengemudi sendiri.

Prof. Amnon Shashua, Mobileye CEO didampingi oleh Lisa Pearce, vice president Visual Compute Group dari dua produsen mobil terbesar di dunia mengumumkan perluasan kerjasama jangka panjang mereka dengan Mobileye.

Sebuah rekap perjalanan mobil CEO Grup Volkswagen Herbert Diess baru-baru ini dengan Shashua di Munich digunakan untuk mengumumkan  bahwa VW menerapkan teknologi pemetaan canggih Mobileye dalam fitur bantuan pengemudi untuk brand mobil VW, Škoda dan Seat.

Baca juga: Intel Umumkan 12th Gen Intel Core

Shashua juga mempersilakan CEO Ford Jim Farley untuk membahas pengembangan kerjasama antara Mobileye dan Ford yang telah melahirkan solusi bantuan pengemudi yang lebih canggih melalui platform Ford BlueCruise.

Mobileye juga mengumumkan dua hal perdana yang diraih bersama brand Zeekr dari Geely – Consumer AV level 4 yang diharapkan akan mulai diproduksi pada tahun 2024 dan peluncuran serta pengiriman mobil fully capable level 2+ pertama di industri kepada pelanggan.

Mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem penginderaan surround view 360 derajat dan driving policy untuk kontrol longitudinal dan lateral paling canggih di market saat ini.

Performance Hybrid Architecture Memutakhirkan Prosesor Mobile Tercepat di Dunia  

Intel mengumumkan prosesor 12th Gen Intel Core H-series  – yang menetapkan standar prosesor laptop berperforma tertinggi di planet ini. Dibangun dengan teknologi proses Intel 7 dengan performance hybrid design perdana dari Intel, H-series, dipimpin oleh prosesor flagship i9-12900HK, menyajikan performa hingga 40% lebih tinggi untuk menghadirkan pengalaman gaming tak tertandingi dan game play hingga 28% lebih cepat dibandingkan pemimpin di mobile gaming sebelumnya di pasar, yaitu i9-11980HK.

Intel memamerkan lebih dari 20 perangkat baru yang ditenagai oleh 12th Gen Intel Core H-series, dengan total lebih dari 100 perangkat diperkirakan akan diluncurkan dengan mitra-mitra termasuk Acer, Asus, Dell, HP, Lenovo, MSI, dan Razer. Selain itu, Intel juga meluncurkan prosesor mobile ultraportabel baru – lini produk P-series – untuk menghadirkan kinerja selevel antusias ke dalam laptop thin-and-light.

Grafis Intel Arc Siap Mentransformasi Industri Discrete Graphics

Intel menandai lahirnya era baru di pasar discrete graphics dengan mengumumkan pengiriman grafis Intel Arc kepada para pelanggan OEM. Intel Arc adalah merek untuk produk grafis berperforma tinggi dari Intel dan memberi pilihan baru bagi industri, termasuk banyak platform discrete graphics lainnya dari Intel. Dengan hadirnya lebih dari 50 desain perangkat mobile dan desktop dari pelanggan yang sudah menggunakan grafis Intel Arc, termasuk Acer, ASUS, Clevo, Dell, Gigabyte, Haier, HP, Lenovo, Samsung, MSI, dan NEC, ini menjadi masa-masa yang menyenangkan bagi para gamer dan kreator di seluruh dunia.

“Lenovo berkomitmen untuk membuat pengalaman PC yang lebih cerdas dan lebih imersif bagi semua. Bekerjasama dengan Intel, kami menghadirkan lini produk discrete graphics Intel Arc di pasar, dimulai dengan Lenovo Yoga 7i terbaru. Discrete graphics Intel Arc bekerja secara harmonis dengan prosesor-prosesor Intel dan akan membantu Lenovo menawarkan lebih banyak pilihan dalam perangkat untuk konsumen, yang menghadirkan visual yang mengesankan bagi para gamer, creator dan setiap orang,” kata Johnson Jia, Senior Vice President and General Manager of the Consumer Business Segment in Lenovo’s Intelligent Devices Group Grafis Intel Arc menjanjikan fitur-fitur mutakhir terdepan di industri, seperti hardware-accelerated Ray Tracing, teknologi upscaling berbasis AI Xe Super Sampling (XeSS), dan teknologi Intel Deep Link.

Intel mengumumkan momentum kemitraan ISV dengan teknologi upscalinq XeSS yang didorong oleh Al, yang saat ini sedang diintegrasikan ke dalam banyak judul game oleh berbagai penerbit, termasuk integrasi eksklusif ke dalam Death Strandinq Director’s Cut dari Kojima Production, yang juga mencakup optimasi core untuk prosesor 12th Gen Intel Core.

“Kami senang sekali bisa mengumumkan kemitraan kami dengan Intel pada edisi Death Strandinq Director’s Cut untuk PC. Death Strandinq telah menjadi game yang sangat populer di kalangan pemain game di PC dan kami senang melihat bagaimana teknologi XeSS baru dari Intel akan meningkatkan pengalaman pemain saat memainkan Director’s Cut,” kata Neil Rally, President 505 Games.

Pengadopsian XeSS oleh berbagai studio game terus berkembang. Sejumlah studio yang berkomitmen mendukung teknologi ini meliputi 505 Games, Codemasters, EXOR Studios, Fishlabs, Hashbane, IOI, IIIfonic, Kojima Productions, Massive Work Studio, PUBG Studios, Techland, Ubisoft, dan Wonder People.

Teknologi Intel Deep Link memanfaatkan kekuatan penuh dari platform ini untuk semakin mengakselerasi serangkaian workload utama saat dipadukan dengan prosesor Intel Core yang kompatibel.

Baca juga: ASUS Mini PC PN41, PC Ultra Ringkas dengan CPU Intel Gen 11

Kehadiran teknologi Intel Deep Link memperpanjang kepemimpinan platform Intel selama bertahun-tahun dengan memanfaatkan beberapa mesin pemrosesan, sebuah software framework umum, dan kemampuan platform Intel dalam menghadirkan kemampuan-kemampuan baru dan performa yang lebih baik ke dalam PC dengan grafis Intel Arc dan berbagai CPU Intel Core yang kompatibel. DaVinci Resolve by Blackmaqic Desiqn akan mendukung Deep Link Hyper Encode, yang menggunakan prosesor grafis yang integrated maupun discrete, untuk mempercepat kreasi dengan melakukan encoding terhadap tayangan video yang sama secara simultan.

“Kami sangat senang karena sekarang dapat mengoptimalkan DaVinci Resolve untuk grafis terbaru Intel Arc dan teknologi video Quick Sync generasi terbaru,” kata Rohit Gupta, direktur DaVinci Software Engineering.

 

Berita Lainnya

Leave a Comment