Home Tips & Trik 4 Fitur Yang Bikin Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 Jadi Tren di 2021
Samsung Galaxy Z Fold3

4 Fitur Yang Bikin Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 Jadi Tren di 2021

by infogadgets Indonesia

infogadgets, JakartaSamsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 mengajak masyarakat menikmati pengalaman smartphone  lipat terkini yang sedang tren di kalangan milenial dan Gen Z. Flex Mode, Multi Window, Auto Framing, hingga Smart Switch menjadi sejumlah fitur dari dua foldable tersebut yang menghadirkan berbagai cara baru yang diminati anak muda dalam menggunakan smartphone, dan pengalaman ini tidak dapat ditemukan di platform iOS maupun perangkat Android lainnya.

Tidak banyak smartphone foldable yang dapat ditemukan di pasar saat ini. Dari situ, Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3–dengan kecanggihan form factor yang tidak dimiliki oleh smartphone pada umumnya–benar-benar memimpin tren dan menjadi pembeda dalam memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen untuk memilih daily driver yang paling tepat. Selain itu, bentuk keduanya yang bisa dilipat pun membuka lebih banyak cara baru bagi pengguna dalam meningkatkan manfaat smartphone di kehidupannya.

Baca juga: Review Samsung Galaxy Z Fold3: Ponsel Lipat Terbaik Menjadi Lebih Baik

Perbedaan kecanggihan form factor antara Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 dibandingkan dengan perangkat berbasis iOS atau smartphone Android lainnya pun diperkuat dengan adanya fitur-fitur inovatif seperti Flex Mode, Multi Window, Auto Framing, dan Smart Switch. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

Flex Mode dan Multi Window memberikan empat cara baru yang jadi tren di 2021

Fitur Flex Mode di Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 memberikan pengalaman terbarukan yang tidak dapat ditemukan di smartphone lainnya. Pertama, di Galaxy Z Fold3, pengguna bisa menikmati fitur Flex Mode untuk melakukan banyak hal sekaligus dalam menunjang produktivitasnya. Misalnya, pengguna bisa melakukan panggilan video di bagian atas layar seraya mencatat di bagian bawah layar cukup dengan membuka perangkat pada sudut pelipatan yang sesuai.

Fitur Flex Mode yang begitu transformatif pun telah dirasakan langsung oleh pekerja seni Dian Sastrowardoyo. “Aku sudah pakai Galaxy Z Fold3, dan dengan adanya Flex Mode, aku jadi nyaman untuk nonton film dengan durasi yang lama karena tidak harus dipegang. Tekuk perangkat di posisi yang diinginkan, aku bisa menonton film di bagian atas layar dan kalau ingin langsung ke scene favorit bisa langsung fast forward dari pengaturan di bagian bawah layar. Kalau tiba-tiba dapat ide dari apa yang aku tonton, tinggal buka aplikasi Samsung Notes deh di bagian bawah layar untuk tulis ide-ideku. Apalagi, sekarang ada S Pen yang bisa mengubah tulisanku menjadi berbentuk teks secara real-time, jadi aku tidak perlu repot-repot mengetik untuk menuangkan ide. Tulisan tadi pun bisa disimpan dalam bentuk file yang bisa langsung dikirim ke tim untuk dibahas bersama-sama. Ini benar-benar jadi dunia baru bagi aku yang belum aku temukan di perangkat-perangkat lain,” kata Dian.

Lebih lanjut, pengguna memiliki dua aplikasi yang paling sering digunakan dengan Flex Mode, pengguna bisa menggunakan fitur App Pair untuk membuat shortcut dari dua aplikasi yang sudah ditandemkan untuk membukanya kembali di kondisi yang sama saat terakhir kali ditutup. Tidak ketinggalan, ada fitur Multi Window yang mampu memungkinkan pengguna untuk membuka hingga tiga jendela aplikasi sekaligus secara seamless. Hal ini sangat memudahkan pengguna untuk beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya tanpa harus bolak-balik membuka tab recent apps.

Kedua, di Galaxy Z Flip3, pengguna bisa memaksimalkan fitur Flex Mode untuk mengekspresikan dirinya dengan cara yang beda dan unik. Cukup meletakkan smartphone di tempat yang sesuai dengan sudut pelipatan yang diinginkan, pengguna bisa bikin berbagai konten hands-free multitasking dengan lebih mudah dan praktis tanpa alat-alat tambahan, mulai dari membuat konten hyperlapse, tutorial makeuplive broadcast, konten workout, atau sekadar mengambil selfie tanpa harus memegang perangkat.

Pengalaman hands-free multitasking itu pun tidak hanya bisa dinikmati saat membaca script, namun juga ketika berkomunikasi dengan orang-orang terdekat, sebagaimana yang telah dirasakan oleh aktor Reza Rahadian. “Dengan Galaxy Z Flip3, saya bisa merasakan pengalaman hands-free multitasking yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Berkat Flex Mode, saya bisa meletakkan Galaxy Z Flip3 di meja dan melakukan video call dengan manajer dan tim lainnya sambil membaca script di dua tampilan layar berbeda secara simultan. Flex Mode ini benar-benar membuat saya yakin untuk ganti smartphone karena membuat smartphone makin nyaman dan praktis untuk digunakan,” ujar Reza.

Ketiga, masih di Galaxy Z Flip3, fitur Flex Mode juga memberikan cara baru bagi pengguna untuk berinteraksi dengannya, salah satunya saat menonton. Pengguna bisa menempatkan video di bagian atas layar dan panel kontrol di bagian bawah layar untuk pengalaman menonton yang lebih menarik dan sesuai dengan preferensi. Jadi, pengguna bisa langsung mengatur tingkat kecerahan layar dan volume hingga mengambil screenshot tanpa harus kelewatan momen atau menyetopnya terlebih dahulu karena quick panel sudah tersedia di bagian bawah layar tanpa harus melakukan beberapa kali swipe dahulu.

Keempat, Flex Mode sejatinya adalah fitur yang menegaskan betapa inovatifnya form factor dari Galaxy Z Fold3 maupun Z Flip3. Jika pilihan kamu tertuju pada Galaxy Z Fold3, maka kamu bisa lebih leluasa dalam menjalani produktivitas hingga menonton hiburan berkat layar yang lebih besar saat kamu membukanya pada ukuran maksimal. Jika kamu lebih memilih Galaxy Z Flip3, maka kamu bisa memiliki smartphone paling compact saat ini yang nyaman untuk digenggam dan lebih mudah disimpan, baik di dalam kantong, pouch, maupun micro bag yang sedang tren saat ini.

Auto Framing mengatur kita di dalam frame secara lebih proporsional

Auto Framing merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memastikan subjek tetap dalam fokus kamera. Pengguna bisa menggunakan Auto Framing ketika merekam video. Fitur tersebut membantu kamera dalam mendeteksi orang-orang yang masuk atau keluar dari frame sekaligus mengatur zoom secara otomatis untuk memastikan orang-orang yang direkam bisa masuk frame secara proporsional tanpa kehilangan fokus.

Baca juga: Lensa Telefoto Samsung Galaxy Z Fold3 Menggunakan Sensor Hi-1337 dari SK Hynix

Saat hanya ada satu orang yang direkam, maka kamera akan terus fokus pada individu tersebut dan melacak pergerakannya untuk memastikan ia berada di pusat dari rasio visual perekaman. Jika ada orang lain yang masuk ke frame, maka kamera akan otomatis melakukan zoom out, memastikan mereka berada di dalam frame secara proporsional. Jadi, bagi kamu yang ingin membuat vlog, menciptakan film pendek dengan smartphone, atau mengabadikan kegiatan-kegiatan penting bersama orang-orang terdekat, Auto Framing bisa membawa kreasi konten kamu ke level yang lebih tinggi dan sangat efisien.

Memindahkan data dari smartphone lama dengan Smart Switch

Kemampuan foldables terbaru Samsung dalam membuat konsumen yakin mengganti smartphone didukung dengan kemudahan memindahkan data WhatsApp ke Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3. Kini, konsumen bisa menggunakan aplikasi Smart Switch untuk memindahkan riwayat pesan di WhatsApp dari perangkat iOS maupun smartphone Android lainnya ke Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 dengan praktis. Konsumen pun bisa tenang menggunakan Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 tanpa khawatir pesan-pesan pentingnya hilang bersama smartphone lamanya.

 

Berita Lainnya

Leave a Comment